Tampilkan postingan dengan label elmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elmu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Januari 2008

Linux Router Project


Untuk membuat sebuah router LRP, perlu disiapkan perangkat sbb :

1.1 buah PC yang akan dijadikan sebagai router LRP

2.1 buah disket kosong

3.1 buah hardisk yang sudah ter-install OS Linux.


Langkah2 nya adalah sebagai berikut :

  1. Download software edisi terbaru dari http://leaf.sourceforge.net/, Saat ini versi terbaru adalah Bering-uClibc 3.0
  2. Pilih file yang ber-ekstention *.exe (Bering-uClibc_3.0.1_img_bering-uclibc-1680.exe)
  3. Simpan hasil download tersebut kedalam satu direktori pada hardisk anda
  4. Masukan disket anda, kemudian jalankan file yang telah di download tadi.
  5. Akan keluar satu jendela windows, checklist pada writting on floppy kemudian klik OK. File secara otomatis akan ter-ekstrak pada floppy anda.
  6. Secara default, router LRP mem-booting via floppy. Agar LRP bisa membooting via hardisk maka jangan lupa untuk mendownload file initrd_ide_cd.lrp file tersebut bisa disimpan ke dalam floppy yang sama.
  7. Setelah itu pindahkan semua file yang ada pada floppy ke hosting, misal ke 202.51.232.116
  8. Buat satu direktori baru dan masukan filenya ke sana, misal lrp
  9. Sekarang siapkan router yang akan di install LRP
  10. Jadikan hardisk yang telah ter-install OS linux sebagai primary, dan hardisk kosong sebagai secondary.

Setelah masuk sebagai root, pastikan kedua hardisk tersebut sudah terdeteksi dengan baik oleh sistem, Untuk memastikan ikuti langkah berikut :

[root@test ~]# dmesg | grep hd

ide0: BM-DMA at 0xfff0-0xfff7, BIOS settings: hda:DMA, hdb:pio

ide1: BM-DMA at 0xfff8-0xffff, BIOS settings: hdc:pio, hdd:pio

hda: ST315322A, ATA DISK drive

hdc: Transcend 064M, ATA DISK drive

hda: max request size: 128KiB

hda: 29886400 sectors (15301 MB) w/512KiB Cache, CHS=29649/16/63, UDMA(33)

hda: cache flushes not supported

hda: hda1 hda2

hdc: max request size: 128KiB

hdc: 125184 sectors (64 MB) w/2KiB Cache, CHS=978/4/32

hdc: cache flushes not supported

hdc: hdc1

SELinux: initialized (dev hda1, type ext3), uses xattr

EXT3 FS on hda1, internal journal

Adding 2096472k swap on /dev/hda2. Priority:-1 extents:1

e100: eth2: e100_watchdog: link up, 100Mbps, full-duplex

e100: eth2: e100_watchdog: link down

[root@test ~]#

Berarti kedua hardisk sudah dikenali oleh sistem.

11 Format hardisk yang kosong tersebut dengan perintah sbb :

[root@test ~]# mkfs.msdos /dev/hdc1

mkfs.msdos 2.8 (28 Feb 2001)

note : apabila hardisk sudah terformat langkah no.11 boleh dilewati

  1. Installkan syslinux dengan perintah sbb :

[root@test ~]# syslinux /dev/hdc1

  1. Buat satu direktori baru dengan nama lrp1, ketikan sbb :

[root@test ~]# mkdir lrp1

  1. Masuk ke direktori tersebut :

[root@test ~]# cd lrp1

  1. Masuk ke hosting dimana file LRP berada, misal :

[root@test lrp1]# sftp enang@202.51.232.116

Connecting to 202.51.232.116...

Password:

sftp>

  1. Tadi saya menyimpan file LRP pada direktori /public_html/lrp, maka :

sftp> cd public_html/lrp

sftp> ls

CONFIGDB.LRP LDLINUX.SYS config.lrp dhcpcd.lrp

dnsmasq.lrp dnsmasq.lwp dropbear.lrp dropbear.lwp

etc.lrp initrd.lrp initrd_ide_cd.lrp iptables.lrp

keyboard.lrp keyboard.lwp leaf.cfg linux

local.lrp mhttpd.lrp moddb.lrp modules.lrp

ppp.lrp pppoe.lrp pppoe.lwp readme

root.lrp shorwall.lrp syslinux.cfg syslinux.dpy

ulogd.lrp webconf.lrp webconf.lwp

sftp>

  1. Copy kan semua file tersebut sbb :

sftp> mget *

  1. Sesudah itu putuskan koneksi pada hosting :

sftp> bye

[root@test lrp1]#

  1. Ketikan ls untuk melihat hasil file yang telah di copy dari hosting :

[root@test lrp1]# ls

CONFIGDB.LRP etc.lrp leaf.cfg pppoe.lrp ulogd.lrp

config.lrp initrd_ide_cd.lrp linux pppoe.lwp webconf.lrp

dhcpcd.lrp initrd.lrp local.lrp readme webconf.lwp

dnsmasq.lrp iptables.lrp mhttpd.lrp root.lrp

dnsmasq.lwp keyboard.lrp moddb.lrp shorwall.lrp

dropbear.lrp keyboard.lwp modules.lrp syslinux.cfg

dropbear.lwp LDLINUX.SYS ppp.lrp syslinux.dpy

[root@test lrp1]#

20. Copykan seluruh file tersebut pada hardisk yang akan dijadikan LRP, langkah nya sbb :

[root@test ~]# mount /dev/hdc1 /mnt

[root@test ~]# cd /mnt

[root@test mnt]# ls

ldlinux.sys

[root@test mnt]# cd /root/lrp

[root@test lrp]# cp *.lrp /mnt

[root@test lrp]# cp *.lwp /mnt

[root@test lrp]# cp *.cfg /mnt

[root@test lrp]# cp linux /mnt

[root@test lrp]# cp syslinux.cfg /mnt

[root@test lrp]# cd ..

[root@test ~]# cd /mnt

Ada dua file yang tidak boleh anda copykan yaitu LDLINUX.SYS dan syslinux.cfg.
  1. Rename file initrd_ide_cd.lrp menjadi initrd.lrp :

[root@test mnt]# mv initrd_ide_cd.lrp initrd.lrp

mv: overwrite `initrd.lrp'? y

[root@test mnt]#

  1. Edit file syslinux.cfg :

[root@test mnt]#vi syslinux.cfg

  1. Pada bagian LEAFCFG rubah namanya menjadi hda1 :

display syslinux.dpy

timeout 0

default linux initrd=initrd.lrp init=/linuxrc rw root=/dev/ram0 LEAFCFG=/dev/hda1:msdos

  1. Edit file leaf.cfg :

[root@test mnt]#vi leaf.cfg

  1. Pada bagian PKGPATH rubah menjadi hda1 :

LRP="root config etc local modules iptables dnsmasq keyboard shorwall ulogd libz mawk libssl libm ezipupd dropbear webconf ppp pppoe libpcap"

PKGPATH=/dev/hda1:msdos

syst_size=8M

log_size=2M

  1. Setelah itu umount sistem ada kemudian reboot :

[root@test mnt]#umount /mnt

[root@test mnt]#reboot

  1. Matikan komputer anda sejenak, kemudian copot hardisk linux anda yang sebelumnya dijadikan primary. Ganti posisinya oleh hardisk yang baru saja di install LRP.
  2. Nyalakan kembali komputer anda, dan selamat! anda sudah selesai membuat router LRP.
  3. Langkah selanjutnya tinggal mendeteksi LAN Card yang anda gunakan, sebab ketika router dinyalakan dia tidak secara otomatis mendeteksi LAN Card anda.
  4. Kita akan mencoba mendeteksi LAN Card jenis Compaq ( yang biasa Nono beli ). Masuk ke direktori /root/lib :

firewall# cd /lib/modules

firewall# ls

firewall# insmod mii.o

firewall# insmod crc32.o

firewall# insmod 8139too.o

  1. Ketikan ip a , apabila sudah keluar eth0 atau eth1 berarti anda sudah berhasil mendeteksi LAN Card anda.
  2. Sekarang back-up hasilnya dengan perintah sbb :

firewall# lrcfg

pilih no 3 ( package configuration)

pilih no 2 ( modules)

pilih no 1 ( karena hanya ada satu )

  1. buka tanda pagar (#) untuk :

#crc32

#mii

#8139cp

#8139too

#eepro100

  1. Setelah selesai ketik Ctrl + s, kemudian ketik q (quit) sehingga halaman menuju menu LEAF Configuration menu
  2. Pilih s (Save Configuration)
  3. Selamat, akhirnya anda berhasil membuat sebuah router LRP, Puaass..puaasss ??

TIPS MERAWAT KOMPUTER

TIPS MERAWAT KOMPUTER

1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.

3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.

6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

9. Uninstall atau buang program yg tidak bergunaRuang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.

10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkalaSetidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.

11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber)